Cucu Wisnusarman…

Karena gak enak udah dimintain, takut dimintain lagi bukuny sbenerny, krna yg punya udah hijrah hehe, yuk mumpung lg pengen n ada waktunya kita tulis resumenya πŸ™‚

‘Golongan karya adalah mereka yang bekerja menghasilkan sesuatu. Pertama karya menarik hasil dari alam (praxis ekstraktif). kedua karya meningkatkan mutu hasil yang ditarik dari alam (praxis kuantitatif-kualitatif). ketiga karya mempelajari alam (praxis eksploratif), menemukan hukum-hukumnya, keempat karya menyebarkan semua hasil-hasil tadi (praxis komunikatif). Tak seorangpun berhak makan, apalagi kaya dan memimpin bila ia tidak termasuk dalam salah satu karya itu.’

km mau bagian yg mana nih? ak lebih tertarik praxis eksploratif πŸ˜€

‘Yang dibuat sedetik yang lalu tak tertiadakan. Lantas kenapa masih mengenangnya? Yang kau inginkan nanti, belum teradakan. Lantas kenapa mengandalkannya? Seribu kilo jauhnya tujuanmu, tapi takkan pernah sampai tanpa langkah kecil pertama. Lantas kenapa menunda?’

‘Untuk pintar pun, orang tak perlu sekolah. Sekolah bukan untuk pintar atau untuk korupsi, tapi untuk mampu hidup. Alam terkembang jadi guru. Begitulah ayah sekolah.’

‘Melakukan yang terbaik itulah urusan. Pada tingkat itu sebilah pedang jadi sehelai daun ilalang. Pada tingkat itu niat memperoleh untung tidak lagi niat, karena untung hanya menjadi hasil wajar dari upaya terbaik, diniatkan atau tidak.’

‘Mesti bisa terbang, sombongkah dia? Dia tidak sombong. Capung tidak pernah punya ambisi untuk terbang lebih tinggi dari yang lain. Mereka tidak pernah saling mematuk di udara. Capung adalah lambang perdamaian.’

‘Misalnya teori kodrat manusia. Manusia itu pada dasarnya jahat. Jadi suatu saat manusi itu pasti melakukan kejahatan. Cuma soalnya, siapa yang lebih dulu dan lebih pintar. Itulah sebabnya seorang penjahat mesti bergerak cepat dan selalu menggunakan perhitungan. Juga manusia itu pada dasarnya munafik. Orang lebih percaya tampang dan pembawaan daripada keyakinan dan watak. Itulah sebabnya seorang penjahat harus bertampang suci, rapi dan sopan agar tidak dicurigai.’

Eh, ini jangan di telen mentah2 ya. Kalo mau memahami maknanya harus baca keseluruhan babnya hehe. Intinya sih dalam melakukan kejahatan aja harus menggunakan perhitungan, nah yg mau menuntaskan kejahatan itu juga ya harus pake perhitungan. trus makna kalimat yg kedua ak mau menempis ini. Ak sebel dgn orang yg hanya mmprhatikan tampang, mmprhatikan cover. dan sdang berusaha untuk melepas topeng, berbuat kebaikan hanya karenaNya, tanpa diketahui banyak orang. tak apalah di katai orang malas tak berguna, yg penting Allah Tahu Segalanya πŸ˜€

‘Jangan memaksakan kehendakmu kepada alam dan kehidupan, tapi periksalah pertama-tama apakah kamu mengerti jalannya kehidupan itu. Setelah mengerti, kamu hanya bisa mengikuti pengertian itu, bukan memaksakan kehendakmu.’

Ini gue banget, ak seneng banget membaca alam. Menurut ak, hidup ini hanya soal memahami alam. Membaca makna-makna kauniyah. Tanda-tanda kebesaran Allah. Bismillah, disinilah jalanku πŸ™‚

Yah ak senang dengan pekerjaan ini. Aku senang sendirian, karena ak bisa lebih mencintai Allah disaat ak sendiri. Tapi tenang aja, ini gak berarti ak gak peduli lingkungan. Yes, bismillah πŸ˜€

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s